Loading...

Written By Unknown on Rabu, 25 Juni 2014 | 07.48


10 KEUNGGULAN JOKOWI DIBANDING PRABOWO
Penilaian Terhadap Jokowi Dan Prabowo .... Ada 10 Keunggulan Jokowi Dibanding Dengan Prabowo, Berikut Ini 10 Keunggulan Jokowi.
1. Jokowi Sudah Melakukan Dan Membuktikan Hasil Kerja. Prabowo Baru Wacana.
2. Jokowi Sederhana Dan Merakyat. Prabowo Arogan, Elitis.
3. Jokowi Singkirkan Preman Di Tanah Abang. Prabowo Memelihara Preman /Hercules.
4. Jokowi Berasal Dari Rakyat Kecil Dan Bekerja Untuk Rakyat Kecil. Prabowo Berasal Dari Dinasti Orde Baru /Org Kaya Yg Korupsi.
5. Jokowi Berkampanye Santun. Prabowo Menjelek-Jelekkan Orang Lain.
6. Jokowi Punya Istri. Prabowo Istrinya Gak Jelas, Jadi Nanti Siapa Ibu Negara Kita?
7. Jokowi Bersih. Prabowo Itu Di Pecat Dari ABRI.
8. Jokowi Hobinya Blusukan Untuk Mengetahui Permasalahan Rakyat. Prabowo Hobinya Membuat Iklan Di TV Dan Menjelekkan Orang Lain.
9. Jokowi Tidak Ada Utang. Utang Perusahaan Prabowo Rp14,3 Triliun Dan Gaji Pekerjanya 5 Bulan Belum Dibayar.
10. Jokowi Masuk Daftar 50 Tokoh Dunia, Yaitu Peringkat 34, Bahkan Satu-Satunya Orang Indonesia Yang Masuk Tokoh Dunia.
10 KEUNGGULAN JOKOWI DIBANDING PRABOWO
Penilaian Terhadap Jokowi Dan Prabowo .... Ada 10 Keunggulan Jokowi Dibanding Dengan Prabowo, Berikut Ini 10 Keunggulan Jokowi.
1. Jokowi Sudah Melakukan Dan Membuktikan Hasil Kerja. Prabowo Baru Wacana.
2. Jokowi Sederhana Dan Merakyat. Prabowo Arogan, Elitis.
3. Jokowi Singkirkan Preman Di Tanah Abang. Prabowo Memelihara Preman /Hercules.
4. Jokowi Berasal Dari Rakyat Kecil Dan Bekerja Untuk Rakyat Kecil. Prabowo Berasal Dari Dinasti Orde Baru /Org Kaya Yg Korupsi.
5. Jokowi Berkampanye Santun. Prabowo Menjelek-Jelekkan Orang Lain.
6. Jokowi Punya Istri. Prabowo Istrinya Gak Jelas, Jadi Nanti Siapa Ibu Negara Kita?
7. Jokowi Bersih. Prabowo Itu Di Pecat Dari ABRI.
8. Jokowi Hobinya Blusukan Untuk Mengetahui Permasalahan Rakyat. Prabowo Hobinya Membuat Iklan Di TV Dan Menjelekkan Orang Lain.
9. Jokowi Tidak Ada Utang. Utang Perusahaan Prabowo Rp14,3 Triliun Dan Gaji Pekerjanya 5 Bulan Belum Dibayar.
10. Jokowi Masuk Daftar 50 Tokoh Dunia, Yaitu Peringkat 34, Bahkan Satu-Satunya Orang Indonesia Yang Masuk Tokoh Dunia.
LOGIKA: Benarkah Jokowi Ingkar Janji?
Jokowi memang pernah berjanji akan menjadi Gubernur DKI Jakarta paling tidak selama satu periode atau lima tahun. Itupun diakui oleh Jokowi. Namun, karena Jokowi mendapat tugas dari partainya, PDI-P, untuk menjadi capres, maka Jokowipun terpaksa mengingkari janjinya. Lantas, muncullah pro-kontra soal pencapresan Jokowi. Sebagian mengatakan Jokowi ingkar janji, munafik, pengkhianat warga DKI Jakarta, tidak konsekuen, tidak konsisten, tidak bertanggung jawab terhadap DKI Jakarta serta warganya dan berbagai caci maki dan celaan lainnya. Maka, pertanyaannya adalah bolehkah Jokowi ingkar janji dan secara umum bolehkah kita ingkar janji?
Apakah ingkar janji?
Ingkar janji yaitu apabila apa yang dikatakan, baik lisan maupun tulisan, baik atas keinginannya sendiri aupun keinginan orang lain, ternyata tidak sesuai dengan kenyataan subjektif maupun objektif yang sebenarnya dengan ataupun tanpa alasan.
Beberapa macam janji
Secara umum, ada beberapa macam janji.
-Janji religi (mengatasnamakan Tuhan)
-Janji politik (saat kampanye)
-Janji bisnis (ada perjanjian)
-Janji marital (pernikahan)
-Janji yuridis (secara hukum) Dll.
Secara umum, kenapa orang bisa ingkar janji?
Secara umum, ada beberapa hal yang menyebabkan orang ingkar janji. Antara lain:
-Lupa
-Situasi dan kondisi tidak mengijinkan
-Sakit ataupun meninggal
-Ada tugas lain yang lebih penting
-Ada kepentingan pribadi yang mendesak
-Ditahan KPK dan semacamnya
-Diculik
-Kecelakaan lalu lintas
-Tidak mempunyai kemampuan untuk menepati janji
-Jika ditepati, justru lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya
Komentar orang terhadap ingkar janji (secara umum)
Secara umum orang punya persepsi bahwa ingkar janji merupakan sikap yang antara lain:
-munafik
-tidak konsisten (plintat-plintut)
-tidak konsekuen (mencla-mencle)
-berbohong
-tidak bisa dipercaya
-dll.
Komentar orang terhadap ingkar janji (secara khusus)
-Ingkar janji boleh saja asal ada alasan yang kuat dan rasional.
Bolehkan ingkar janji?
Ingkar janji boleh saja asal memenuhi kondisi-kondisi tertentu dan dengan alasan yang kuat dan rasional.
-Karena situasi dan kondisi yang bersifat memaksa
-Karena tugas yang lebih penting
-Demi kepentingan yang lebih luas
-Demi manfaat yang lebih besar
-Tidak merugikan bangsa dan negara
-Ada pertimbangan yang rasional
-Tidak melanggar peraturan perundang-undangan
-Ada dukungan luas dari masyarakat
-Kewajibannya untuk menepati janji bisa diwakilkan kepada orang lain
-Lebih banyak manfaatnya daripada mudaratnya
Bolehkah Jokowi ingkar janji?
Boleh saja Jokowi ingkar janji karena ada alasan yang kuat dan rasional seperti yang disebutkan di atas.
Apakah Jokowi benar-benar ingkar janji?
Ternyata tidak. Justru, apabila Jokowi terpilih sebagai presiden, Jokowi lebih leluasa menepati janji-janjinya.
Tidak hanya mengatasi banjir di Jakarta, tetapi juga mengatasi banjir se-Indonesia. Tidak hanya mengatasi sampah di Jakarta, melainkan mengatasi sampah se-Indonesia. Tidak hanya mengatasi kemacetan di Jakarta, melainkan mengatasi kemacetan se-Indonesia.
Tentu, untuk menepati janji-janji itu Jokowi mendelegasikan tugas dan wewenangnya ke seluruh aparat bawahannya. Begitulah uraian psikolog Hariyanto Imadha, seorang Pecinta Logika Terapan
Mengejutkan....
Jokowi Umumkan Dirinya Bukan Lagi Capres
Kabar mengejutkan baru saja saya terima. Jokowi sebentar lagi akan mengumumkan dirinya bukan lagi capres. Tentu saja keputusan penting ini diberitahukan kepada saya sebagai Jokowi Lover satu-satunya di Kompasiana yang menuliskan title itu di semua artikelnya. Oleh karena itu, saya harus memberitahukan keputusan maha penting ini kepada para Jokowi Lovers yang bertebaran di seluruh media, seluruh relawan dan terutama pendukung dan simpatisan bahkan kepada Jokowi Haters dimana pun berada di seluruh pelosok Indonesia.
Keputusan Jokowi tersebut berdasarkan banyaknya pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:
1. Jokowi diberi mandat oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tertanggal 14 Maret 2014 untuk menjadi capres 2014 yang diusung oleh PDI Perjuangan,
2. Jokowi merupakan satu-satunya capres yang bukan elit partai sebagaimana para capres lain yang menduduki jabatan tertinggi partai atau bahkan pemilik partai
3. Jokowi setelah menerima deklarasi mandat tersebut sambil mencium bendera merah putih sambil mengucap bismillah menerima amanah pencapresan itu.
4. Jokowi setelah menerima deklarasi itu menerima cacian, hujatan dan perlawanan dari lawan politiknya yang merasa ambisinya pupus dengan majunya Jokowi sebagai capres PDI Perjuangan
5. Jokowi menerima sebutan ikan merah, boneka, bersandiwara, haus kekuasaan dan sebutan menghina lainnya dari penyair partai yang tidak suka pada pencapresan Jokowi.
6. Jokowi dengan santun dan rendah hati tidak membalas semua hujatan, sindiran dan hinaan dari lawan politiknya.
7. Jokowi yang pada pilihan legislatif 9 April 2014 lalu membawa PDI Perjuangan memenangkan pileg itu dengan perolehan suara tertinggi di antara semua partai pemilu yaitu sebesar 19%.
8. Jokowi dengan caranya yang wira-wiri mendatangi kantor partai lainnya menghasilkan koalisi partai tercepat dengan Partai Nasional Demokrat sehingga memenuhi syarat total perolehan suara minimal 25% sesuai UU No. 42/2008 untuk bisa mendaftarkan diri secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pemilu.
9. Jokowi menyatakan bahwa perlu adanya revolusi mental untuk membenahi Indonesia dan tidak mau ada bagi-bagi posisi menteri untuk partner koalisi.
10. Jokowi adalah salah satu generasi penerus yang layak menerima estafet kepemimpinan Indonesia dari generasi peralihan menurut mantan Presiden BJ Habibie.
11. Jokowi memperhatikan bahwa ternyata partai-partai lain sedang pusing berkoalisi memenuhi angka total untuk bisa mengusung capres dan bahkan ada yang terancam gagal capres.
12. Jokowi adalah capres yang menggetarkan hati partai dan capres lain dan menjadi pertimbangan keputusan dalam memilih partner koalisi atau pasangan capres dan cawapres partai lain.
13. Jokowi adalah manusia biasa karena ketulusan dan kejujurannya mendapat dukungan dan kepercayaan dari sebagian besar rakyat Indonesia untuk menjadi Presiden RI 2014 - 2019.
Oleh karena itu. berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas Jokowi memutuskan untuk tidak lagi capres setelah 9 Juli 2014, tetapi menjadi Presiden RI yang ketujuh menggantikan Presiden SBY karena dipilih oleh sebagian besar rakyat Indonesia dan memenangkan pilpres tersebut bersama pasangannya. Insya Allah. Aamiin.
Demikian hal tersebut disampaikan dengan seksama. Untuk itu kepada seluruh relawan, simpatisan, pendukung dan Jokowi haters harap maklum.
LOGIKA: Benarkah Jokowi Ingkar Janji?
Jokowi memang pernah berjanji akan menjadi Gubernur DKI Jakarta paling tidak selama satu periode atau lima tahun. Itupun diakui oleh Jokowi. Namun, karena Jokowi mendapat tugas dari partainya, PDI-P, untuk menjadi capres, maka Jokowipun terpaksa mengingkari janjinya. Lantas, muncullah pro-kontra soal pencapresan Jokowi. Sebagian mengatakan Jokowi ingkar janji, munafik, pengkhianat warga DKI Jakarta, tidak konsekuen, tidak konsisten, tidak bertanggung jawab terhadap DKI Jakarta serta warganya dan berbagai caci maki dan celaan lainnya. Maka, pertanyaannya adalah bolehkah Jokowi ingkar janji dan secara umum bolehkah kita ingkar janji?
Apakah ingkar janji?
Ingkar janji yaitu apabila apa yang dikatakan, baik lisan maupun tulisan, baik atas keinginannya sendiri aupun keinginan orang lain, ternyata tidak sesuai dengan kenyataan subjektif maupun objektif yang sebenarnya dengan ataupun tanpa alasan.
Beberapa macam janji
Secara umum, ada beberapa macam janji.
-Janji religi (mengatasnamakan Tuhan)
-Janji politik (saat kampanye)
-Janji bisnis (ada perjanjian)
-Janji marital (pernikahan)
-Janji yuridis (secara hukum) Dll.
Secara umum, kenapa orang bisa ingkar janji?
Secara umum, ada beberapa hal yang menyebabkan orang ingkar janji. Antara lain:
-Lupa
-Situasi dan kondisi tidak mengijinkan
-Sakit ataupun meninggal
-Ada tugas lain yang lebih penting
-Ada kepentingan pribadi yang mendesak
-Ditahan KPK dan semacamnya
-Diculik
-Kecelakaan lalu lintas
-Tidak mempunyai kemampuan untuk menepati janji
-Jika ditepati, justru lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya
Komentar orang terhadap ingkar janji (secara umum)
Secara umum orang punya persepsi bahwa ingkar janji merupakan sikap yang antara lain:
-munafik
-tidak konsisten (plintat-plintut)
-tidak konsekuen (mencla-mencle)
-berbohong
-tidak bisa dipercaya
-dll.
Komentar orang terhadap ingkar janji (secara khusus)
-Ingkar janji boleh saja asal ada alasan yang kuat dan rasional.
Bolehkan ingkar janji?
Ingkar janji boleh saja asal memenuhi kondisi-kondisi tertentu dan dengan alasan yang kuat dan rasional.
-Karena situasi dan kondisi yang bersifat memaksa
-Karena tugas yang lebih penting
-Demi kepentingan yang lebih luas
-Demi manfaat yang lebih besar
-Tidak merugikan bangsa dan negara
-Ada pertimbangan yang rasional
-Tidak melanggar peraturan perundang-undangan
-Ada dukungan luas dari masyarakat
-Kewajibannya untuk menepati janji bisa diwakilkan kepada orang lain
-Lebih banyak manfaatnya daripada mudaratnya
Bolehkah Jokowi ingkar janji?
Boleh saja Jokowi ingkar janji karena ada alasan yang kuat dan rasional seperti yang disebutkan di atas.
Apakah Jokowi benar-benar ingkar janji?
Ternyata tidak. Justru, apabila Jokowi terpilih sebagai presiden, Jokowi lebih leluasa menepati janji-janjinya.
Tidak hanya mengatasi banjir di Jakarta, tetapi juga mengatasi banjir se-Indonesia. Tidak hanya mengatasi sampah di Jakarta, melainkan mengatasi sampah se-Indonesia. Tidak hanya mengatasi kemacetan di Jakarta, melainkan mengatasi kemacetan se-Indonesia.
Tentu, untuk menepati janji-janji itu Jokowi mendelegasikan tugas dan wewenangnya ke seluruh aparat bawahannya. Begitulah uraian psikolog Hariyanto Imadha, seorang Pecinta Logika Terapan
Mengejutkan....
Jokowi Umumkan Dirinya Bukan Lagi Capres
Kabar mengejutkan baru saja saya terima. Jokowi sebentar lagi akan mengumumkan dirinya bukan lagi capres. Tentu saja keputusan penting ini diberitahukan kepada saya sebagai Jokowi Lover satu-satunya di Kompasiana yang menuliskan title itu di semua artikelnya. Oleh karena itu, saya harus memberitahukan keputusan maha penting ini kepada para Jokowi Lovers yang bertebaran di seluruh media, seluruh relawan dan terutama pendukung dan simpatisan bahkan kepada Jokowi Haters dimana pun berada di seluruh pelosok Indonesia.
Keputusan Jokowi tersebut berdasarkan banyaknya pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:
1. Jokowi diberi mandat oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tertanggal 14 Maret 2014 untuk menjadi capres 2014 yang diusung oleh PDI Perjuangan,
2. Jokowi merupakan satu-satunya capres yang bukan elit partai sebagaimana para capres lain yang menduduki jabatan tertinggi partai atau bahkan pemilik partai
3. Jokowi setelah menerima deklarasi mandat tersebut sambil mencium bendera merah putih sambil mengucap bismillah menerima amanah pencapresan itu.
4. Jokowi setelah menerima deklarasi itu menerima cacian, hujatan dan perlawanan dari lawan politiknya yang merasa ambisinya pupus dengan majunya Jokowi sebagai capres PDI Perjuangan
5. Jokowi menerima sebutan ikan merah, boneka, bersandiwara, haus kekuasaan dan sebutan menghina lainnya dari penyair partai yang tidak suka pada pencapresan Jokowi.
6. Jokowi dengan santun dan rendah hati tidak membalas semua hujatan, sindiran dan hinaan dari lawan politiknya.
7. Jokowi yang pada pilihan legislatif 9 April 2014 lalu membawa PDI Perjuangan memenangkan pileg itu dengan perolehan suara tertinggi di antara semua partai pemilu yaitu sebesar 19%.
8. Jokowi dengan caranya yang wira-wiri mendatangi kantor partai lainnya menghasilkan koalisi partai tercepat dengan Partai Nasional Demokrat sehingga memenuhi syarat total perolehan suara minimal 25% sesuai UU No. 42/2008 untuk bisa mendaftarkan diri secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pemilu.
9. Jokowi menyatakan bahwa perlu adanya revolusi mental untuk membenahi Indonesia dan tidak mau ada bagi-bagi posisi menteri untuk partner koalisi.
10. Jokowi adalah salah satu generasi penerus yang layak menerima estafet kepemimpinan Indonesia dari generasi peralihan menurut mantan Presiden BJ Habibie.
11. Jokowi memperhatikan bahwa ternyata partai-partai lain sedang pusing berkoalisi memenuhi angka total untuk bisa mengusung capres dan bahkan ada yang terancam gagal capres.
12. Jokowi adalah capres yang menggetarkan hati partai dan capres lain dan menjadi pertimbangan keputusan dalam memilih partner koalisi atau pasangan capres dan cawapres partai lain.
13. Jokowi adalah manusia biasa karena ketulusan dan kejujurannya mendapat dukungan dan kepercayaan dari sebagian besar rakyat Indonesia untuk menjadi Presiden RI 2014 - 2019.
Oleh karena itu. berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas Jokowi memutuskan untuk tidak lagi capres setelah 9 Juli 2014, tetapi menjadi Presiden RI yang ketujuh menggantikan Presiden SBY karena dipilih oleh sebagian besar rakyat Indonesia dan memenangkan pilpres tersebut bersama pasangannya. Insya Allah. Aamiin.
Demikian hal tersebut disampaikan dengan seksama. Untuk itu kepada seluruh relawan, simpatisan, pendukung dan Jokowi haters harap maklum.

0 komentar:

Posting Komentar

Merdeka.com

Metrotvnews.com Syndication

VIVA.co.id

SALAM 2 JARI NEWS© 2014. All Rights Reserved. Template By Seocips.com
SEOCIPS Areasatu